Notification

×

Iklan

Iklan

Pentingnya Mengenal Saham

Kamis, 23 Juni 2022 | Kamis, Juni 23, 2022 WIB | Last Updated 2022-06-23T02:34:00Z

  


Oleh : Kharisma Putri

Mahasiswa FKIP Uhamka


Tidak sedikit masyarakat Tanah air yang masih awam dengan istilah saham. Sehingga banyak dari mekera lebih memilih Emas atau perhiasan untuk jadi bahan investasi mereka. Sebenarnya hal itu tidak salah, hanya saja untuk berinvestasi pilihan emas berbentuk perhiasan kurang tepat. Tetapi berbeda jika emas yang mereka pilih adalah jenis logam mulia atau emas batangan. 

Pada dasarnya, emas hanyalah salah satu barang yang tidak terkena inflasi. Hal itulah mengapa para pemburu investasi lebih senang menyimpan hartanya dalam bentuk emas. Tetapi memilih saham untuk investasi jangka panjang juga tidak kalah menguntungkan walaupun tidak semudah dalam berinvestasi emas. 

Saham merupakan salah satu instrument investasi. Dalam KBBI saham berarti ‘hak yang dimiliki orang terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap  berbagi dalam kepemilikan dan pengawasan’. Dalam istilah ekonomi saham disebut sebagai surat bukti kepemilikan bagian modal perseroan terbatas yang memberi ha katas deviden dan lainnya sesuai besar kecilnya modal yang disetor saat pembelian saham.

Pembagian deviden tentunya berbeda tiap perusahaan. Biasanya perolehan deviden sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki dan biasanya pemberian deviden sesuai dengan keuntungan dari perusahaan yang telah disesuaikan dengan anggaran dasar perusahaan. Saham sendiri juga dapat diperjualbelikan melalui Bursa Efek, tentunya dengan harga yang berubah mengikuti kondisi perusahaan dan juga ekonomi. 

Sebagai pemula kita dapat membeli saham di pasar modal. Pasar modal adalah sarana pendanaan bagi perusahaan ataupun institusi lain. Tidak hanya itu, pasar modal juga merupakan sarana berinvestasi bagi masyarakat. Oleh karena itu, pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasana kegiatan jual beli serta kegiatan terkait yang lainnya. 

Dalam berinvetasi saham tentunya memiliki resiko yang sedikit lebih tinggi jika dibandingkan emas, deposito, maupun tabungan berjangka. Sehingga hal tersebutlah yang memberikan keuntungan lebih tinggi seperti deviden serta kenaikan harga saham. Pemberian deviden dan kenaikan harga saham inilah yang membuat investasi saham jauh lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan investasi lainnya.

Kerugian yang biasa terjadi dalam investasi saham adlah turunnya harga saham yang lebih rendah dari waktu pembelian. Kerugian akan terus meningkat jika harga saham yang kita beli terus menurus terjun bebas. 

Naik turunnya harga saham memang dipengaruhi oleh beberapa faktor, karna harga saham tidak hanya bergantung pada kinerja perusahaan tetapi juga di pengaruhi oleh ekonomi pasar.

Untuk mendapatkan keuntungan yang cukup besar maka, mulailah besrinvestasi sedini mungkin. Hal tersebut dikarenakan investasi saham merupakan salah satu investasi berjangka panjang namun akan sangat menguntungkan.

Menurut para ahli perusahaan-perusahaan di Indonesia cenderung meningkat pesat. Contohnya saja dalam pemaparan berita di news.unair.ac.id yang mengatakan bahwa perusahaan unilever di tahun 80-an memiliki harga saham diangka Rp. 400/lembarnya, namun saat ini harga saham perusahaan unilever telah mencapai angka Rp. 39.400/lembarnya. 

Sehingga kesimpulannya adalah sebagai pemula yang baru ingin memulai berinvestasi saham pilihlah perusahaan yang produknya kita tahu atau bahkan kita gunakan. Sehingga kita bisa menggambarkan akan seperti apa perusashaan tersebut untuk beberapa tahun kedepan jika produknya kita ketahui bagaimana perkembangannya di pasaran.

Dan hindarilah perusahaan yang produknya tidak kita kenal, karena akan sulit bagi kita menerawang kedepan akan bagaimana perusahaan tersebut nantinya.


×
Berita Terbaru Update