Notification

×

Iklan

Iklan

Akibat Lonjakan Kasus Covid-19, Lampung Lakukan PJJ Kembali

Jumat, 04 Februari 2022 | 2/04/2022 04:00:00 PM WIB | Last Updated 2022-02-04T11:19:50Z


Serambiupdate.com
- Disdikbud Provinsi Lampung telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor: 800/328/V.01/DP.2/2022 ditandatangani Kepala Disdikbud Provinsi Lampung . SE tersebut berisi penghentian sementara PTM secara terbatas, yang diberlakukan kepada SMA, SMK, dan SLB di Kota Bandar Lampung. Sedangkan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung juga menghentikan PTM mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP/sederajat.


Menurut Sulpakar selaku Kepala Disdikbud Lampung, penghentian PTM terbatas di Kota Bandar Lampung tingkat SMA dan sederajat, dikarenakan kasus positif Covid-19 terjadi peningkatan dalam beberapa pekan terakhir.


“Memperhatikan perkembangan kasus Covid-19 di klaster satuan pendidikan khususnya SMA, SMK, dan SLB di Kota Bandar Lampung, dengan ini kami sampaikan kebijakan sebagai penanggulangan penanganan Covid 19 pada pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas,” tutur Sulpakar.


Sulpakar mengatakan proses belajar secara daring (PJJ) untuk tingkat SMA dan sederajat kembali mulai (4/2) sampai (17/2). PJJ dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 termasuk varian omicron di Lampung.


Sedangkan di tingkat PAUD, SD, dan SMP, Eva Dwiana selaku Wali Kota Bandar Lampung telah memutuskan untuk menghentikan PTM terbatas dan kembali belajar secara daring. Penghentian PTM terbatas tersebut dikarenakan terdapat lima siswa yang terdeteksi positif Covid-19, setelah dilakukan swab antigen kepada ratusan siswa.


Eva mengatakan, penghentian PTM tersebut setelah terdata hasil pemeriksaan 850 orang siswa terdapat lima orang yang terpapar positif Covid-19. 


Penghentian PTM tersebut, menurut Eva, mulai dari siswa PAUD, SD, hingga SMP. Sedangkan penerapan PTM tingkat SMA dan sederajat dikelola Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. PTM secara daring mulai (7/2) sampai waktu belum ditentukan. 


"Dengan berat hati saya sampaikan, PTM ditunda sampai dua minggu," ujar Eva.


(ADP)

=