Notification

×

Iklan

Iklan

Dekan FKIP Uhamka Titipkan Amanah untuk Para Dosen selama PLP 2

15 Januari 2022 | Sabtu, Januari 15, 2022 WIB | Last Updated 2022-01-16T05:45:34Z


Serambiupdate.com
- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA telah menyelenggarakan Rapat Sosialisasi Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2) yang diadakan secara daring melalui aplikasi zoom meeting pada Jum’at, 31 Desember 2021. Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi Uhamka, khususnya pimpinan FKIP Uhamka, seperti Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd selaku Dekan FKIP Uhamka, Dr. Sri Astuti, M.Pd selaku Wadek I, Dr. Samsul Ma’rif, M.Pd, dan Dr. Izza Rahman, M.A selaku Wadek IV. Selain itu sosialisasi ini dihadiri pula oleh Kepala Prodi dan Sekretaris Prodi di FKIP Uhamka. 


Dalam sambutannya, Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan PLP 2 yang akan dimulai pada 3 Januari 2022 nantinya. Beberapa hal tersebut diantaranya adalah pesan dan amanahnya untuk para dosen selama pelaksanaan PLP 2 kedepan. Selain itu ia juga menyampaikan amanah dari Pimpinan fakultas terkait kontribusi FKIP Uhamka dalam planning Uhamka menuju Prophetic Riset University di masa depan. 


Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd mengungkapkan bahwa petinggi universitas berpesan bahwa Uhamka saat ini menyusun prediksi dan proyeksi yang akan terjadi pada beberapa tahun kedepan, salah satu proyek besar yang saat ini Uhamka fokuskan adalah keberadaannya menjadi Prophetic Riset University. Tentu saja dalam proyeksi tersebut perlu didorong dengan upaya dari civitas akademik Uhamka sendiri. Dalam meningkatkan regulasi penyelenggaraan institusi Perguruan Tinggi di Indonesia, kapasistas kemampuan dan kapasitas akselerasi dari dosen Uhamka sangat berpengaruh terhadapnya. 


“Pada 2028 setidaknya harus ada 220 dosen yang menjadi Doktor, sedangkan saat ini Uhamka memiliki 160 Dosen yang menjadi Doktor, maka harus ada peningkatan Doktor kurang lebih min 60-80 dosen disitu. Saya kira di tahun 2028 angka itu cukup omptimistik bisa dicapai oleh Uhamka, tentu itu tergantung dengan kapasistas kemampuan dan kapasitas akselerasi dari dosen Uhamka, maka berkaitan dengan itu kami akan undang para dosen untuk koordinasi dalam rangka akselerasi prodi dan akselerasi studi lanjut,” ujar Desvian. 


Maka dari itu ia berharap segenap civitas akademika FKIP Uhamka dapat berkontribusi dalam langkah-langkah tersebut, karena Universitas pun akan mendorong gerakan para dosen dalam upayanya mengembangkan Uhamka menjadi Prophetic Riset University. Hal tersebut dapat menjadi komitmen di FKIP Uhamka karena Uhamka sekarang dengan baik melayani dalam persoalan kepangkatan akademik dan sebagainya.


“Maka ini menjadi fokus kita bersama untuk mengejar ketertinggalan kita dalam hal dan mutu kelembagaan kita. Pimpinan Fakultas pun memberikan dukungan sepenuhnya karena kita ingin mendorong kinerja kelembagaan yg baik, itu dapat diwujudkan kalau baik secara akademiknya. Maka jangan pesimis karena kedepan kita punya peluang yang lebar dengan kerja keras dan komitmen kita,” tuturnya. 


Selain itu, sehubungan dengan pelaksanaan PLP 2 ini, Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd mengatakan bahwa PLP 2 ini merupakan kaitan dari Merdeka Belajar yang digaungkan oleh Kemendikbud, mahasiswa memang ditempatkan di sekolah karena mereka bisa memiliki lebih banyak ruang dan waktu di kehidupannya yaitu sekolah. 


“Maka saya harap yang pertama agar mahasiswa tidak ‘diganggu’ ketika berada di sekolah. Untuk Jadwal kuliah kita mundurkan dulu, jadi bapak ibu bisa berikan kuliah di sore hari dan malam hari via zoom atau olu. Yang kedua, para dosen bisa membimbing penyusunan Tugas Akhir Mahasiswa pada saat waktu libur agar tidak mengganggu pelaksanaan PLP 2 mereka. Kita ingin menjaga hubungan baik dengan sekolah walaupun jalan semua tapi jalannya kita pas kan saja. Yang terakhir mohon para dosen bisa membimbing mahasiswa selama PLP 2 ini berjalan,” lanjutnya. 


Dalam sosialisasi PLP 2 ini hadir pula Novanita Windhi Arini, M. Pd selaku Ketua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Uhamka. Dalam laporannya ia menyampaikan bahwa ada sejumlah 1.213 mahasiswa dan 210 dosen terlibat dalam pelaksanaan PLP 2. Selain itu sebanyak 279 mitra yang akan bekerja sama dengan Uhamka pada kegiatan PLP 2 ini. Sedangkan untuk pelaksanaanya akan berlangsung dalam dua cara bisa daring atau luring, dan itu tergantung situasi yg berlaku di masing-masing daerah. 


“Lalu nanti saat pelaksanaannya, mahasiswa wajib melakukan Pertemuan Tatap Muka (PTM) sebanyak 8 kali.  Bila ada kendala, bisa diatur dengan seminggu 2 kali pelaksanaan PTM. Harap nantinya didokumentasikan via foto atau video karena itu akan jadi luarannya. Nanti juga mahasiswa harus mengisi jurnal harian, lalu gelar refleksi saat melakukan pembelajaran, pengisian katu bimbigan dengan dosen yang dilakukan via online atau offline. Semua keperluan bisa ditemukan di website khusus PLP 2,” ujar Nova.


Website https://fkip.uhamka.ac.id/plp2/ tersebut berisi hal-hal yang dibutuhkan dosen dan mahasiswa PLP 2, diantaranya edaran, panduan, surat izin plp 2, undangan sosialisasi, surat tugas dosen, jurnal yang terdiri dari jurnal harian dan jurnal refleksi, instrumen monitoring, form penilaian, dan ada luaran PLP 2 . Untuk mahasiswa harus mengupload luaran dari PLP 2 dan ini berhungan dengan sertifikat yang akan didapatkan mahasiswa dan dosen.


(ADP)

=