Notification

×

Iklan

Iklan

Anies Baswedan: DKI Jakarta Dikepung Banjir dari Tiga Front, Air Kiriman, Hujan, dan Rob

Senin, 15 November 2021 | Senin, November 15, 2021 WIB | Last Updated 2021-11-15T06:22:48Z

Serambiupdate.com Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, saat ini Ibu Kota dikepung potensi banjir dari tiga front. Front pertama adalah banjir rob yang kerap terjadi di pesisir Jakarta.


"Front pertama adalah pesisir pantai ketika permukaan air laut meningkat, maka ada kawasan-kawasan di Jakarta yang berpotensi mengalami rob. Ini front pertama yang harus diantisipasi," ujar Anies di Penjaringan, Jakarta Utara, Ahad, 14 November 2021.

Kemudian front kedua, menurut Anies adalah hujan lebat yang melanda Jakarta. Anies mengatakan hujan lebat kerap mengakibatkan saluran air seperti gorong-gorong dan kali kelebihan daya tampung hingga mengakibatkan banjir.


Anies bahkan sudah punya hitung-hitungan sendiri soal daya tampung gorong-gorong dan besaran kapasitas hujan yang dapat mengakibatkan air luber hingga terjadi banjir. Salah satu musibah banjir yang diakibatkan front ini, Anies mencontohkan terjadi pada awal 2020 dan 2021.


"Jadi kita pernah mengalami lebih dari dua kali kapasitas bahkan pernah hampir empat kali kapasitas (saluran air)," ujar Anies.


Front terakhir yang menjadi penyebab banjir di Jakarta, menurut Anies, adalah air kiriman dari hulu. Anies menyebut Jakarta menjadi satu-satunya kota di Pulau Jawa yang dialiri 13 anak sungai dari wilayah Bogor. Anies mengatakan banjir yang kerap melanda bantaran kali terjadi akibat tak kuat menampung limpasan air dari hulu.


Untuk menghadapi tiga front penyebab banjir di Jakarta itu, Anies mengatakan sudah membuat strategi khusus untuk penanganan hal itu.


"Ada tiga kata kunci yang harus dipegang dan dilaksanakan, yaitu siaga, tanggap dan galang," kata Anies


Dalam unsur siaga, Anies sudah menyiapkan ratusan relawan PMI DKI Jakarta. Anies menggelar apel kesiagaan itu dengan diikuti 680 relawan PMI dari seluruh wilayah DKI Jakarta. Turut hadir pula Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi dalam apel tersebut.


Dalam kesempatan itu, sejumlah relawan mendemokan cara penanganan korban yang membutuhkan pertolongan saat banjir. Beberapa petugas juga menunjukkan kesiapan alat untuk mengevakuasi warga terdampak banjir, seperti perahu karet hingga mobil ambulans.


Admin VS

 

×
Berita Terbaru Update