Notification

×

Iklan

Iklan

Mahasiswa PBI FKIP Uhamka Melaksanakan PLP 1 di SMKN 2 Magetan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10/12/2021 08:25:00 PM WIB | Last Updated 2021-10-12T13:26:58Z

 


Serambiupdate.com Sejak adanya pandhemi Covid-19 di Indonesia dari tahun 2020 sampai sekarang, mengakibatkan kegiatan-kegiatan di luar rumah dibatasi. Mengingat pentingnya pendidikan untuk generasi muda, maka kegiatan belajar mengajar harus tetap dilakukan walaupun secara daring. Tidak hanya kegiatan belajar mengajar saja, kegiatan seperti PKL di tingkat SMK sederajat dan juga PLP di tingkat Mahasiswa juga harus tetap dilaksanakan.

Sesuai dengan kebijakan pimpinan FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, mahasiswa semester 5 juga melaksanakan Pengenalan Lapangan Persekolahan 1 (PLP 1). Pengenalan Lapangan Persekolahan 1 (PLP 1)  diadakan dengan tujuan sebagai sarana pengenalan ataupun observasi terhadap lingkungan di sekolah sebagai bekal ketika menjadi tenaga pendidik. Adapun aspek yang diamati oleh mahasiswa dalam kegiatan PLP 1 yakni kultur sekolah, struktur organisasi dan tata kelola sekolah, kegiatan seremonial-formal sekolah, kegiatan rutin sekolah seperti kurikuler, kokurikuler, dan ektrakurikuler, serta praktik pembiasaan positif sekolah. Namun karena masih masa pandhemi, PLP 1 dilaksanakan di sekolah terdekat dari domisili mahasiswa saat ini.

Salah satu mahasiswi dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris yang bernama Yulia Inggar Sari juga melaksanakan PLP 1 walaupun saat ini masih di kampung halamannya yang berada di Magetan, Jawa Timur. SMK Negri 2 Magetan dipilih menjadi sekolah tujuan untuk kegiatan PLP 1 karena lokasi sekolah yang dekat dengan rumah. SMKN 2 Magetan merupakan sekolah negeri yang dipimpin oleh bapak Drs. Susilo Purwantono, MM selaku kepala sekolah. SMKN 2 Magetan terletak di Jl. Kemasan No.13, Dusun Magetan, Kec.Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Saat ini sekolah sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas, namun kegiatan pembelajaran tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penularan virus Covid-19. Pembelajaran tatap muka di SMKN 2 Magetan baru berjalan sekitar 2 minggu. Kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas ini dilaksanakan dengan membagi kelas menjadi 2 kelompok dan masuk secara bergantian. Namun pembelajaran tatap muka terbatas ini hanya sampai pukul 11.00 WIB setiap hari senin sampai hari jumat.

Setelah melakukan wawancara dengan kepala sekolah dan juga guru pamong, dapat disimpulkan bahwa kegiatan belajar mengajar pada masa pandhemi ini tidaklah mudah. Banyak kendala-kendala yang dialami selama pembelajaran secara daring maupun luring. Bapak Edi Purnomo selaku guru pamong mengatakan "ketika pembelajaran secara daring, anak-anak merasa suasana membosankan saat pembelajaran dari rumah, koneksi internet yang tidak mendukung dan juga anak-anak mulai malas mengerjakan tugas-tugas dari guru". Tidak hanya saat pembelajaran secara daring, saat sudah pembelajaran secara tatap muka pun masih ada kendala-kendala yang dialami. Namun bapak/ibu guru di SMKN 2 magetan tidak pernah patah semangat untuk selalu memotivasi para siswa agar  semangat belajar di masa pandhemi ini dan bisa melewati masa-masa sulit ini bersama.

Dengan adanya kegiatan PLP 1 ini banyak sekali pelajaran yang dapat diambil untuk bekal menjadi tenaga pendidik nanti. Tidak hanya itu, kegiatan PLP 1 inj juga memberikan pengetahuan informasi sekolah lebih dalam dan juga kendala-kendala yang dialami selama masa pandhemi ini.

Saya mengucapkan terimakasih kepada Kepala Sekolah dan Guru-guru SMKN 2 Magetan yang telah memberikan kesempatan untuk wawancara dan observasi. Banyak kekurangan dalam kegiatan ini, oleh karna itu saran dan masukan saya harapkan untuk kelengkapannya.

=