Notification

×

Iklan

Iklan

Kabupaten Jombang Siap Tambah Persentase Pembelajaran Tatap Muka (PTM)

Kamis, 28 Oktober 2021 | 10/28/2021 09:11:00 AM WIB | Last Updated 2021-10-28T02:11:51Z


Serambiupdate.com
Seluruh sekolah di Kabupaten Jombang siap menambah persentase pembelajaran secara tatap muka (PTM). Penambahan persentase PTM ini berasal dari hasil inspeksi mendadak (sidak) evaluasi pelaksanaan PTM terbatas yang dilaksanakan dua hari kemarin. ’’Berdasarkan sidak yang dilakukan tim gabungan pada hari Selasa (26/10) dan Rabu (27/10), seluruh sekolah sudah memenuhi ketentuan PTM terbatas dan siap untuk menambah persentase jumlah siswa yang masuk,’’ kata Jumadi, sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, kemarin.

 

Sidak di hari kedua kemarin menargetkan 16 sekolah di empat kecamatan. Yakni Megaluh, Kabuh, Ngoro dan Wonosalam. Di Kecamatan Megaluh ada lima sekolah yang disidak.  SDN Sumberagung, SMPN 2 Megaluh, MTsN 14, MIS Mambaul Ulum dan SLBN Balongsari.

 

Selanjutnya di Kecamatan  Kabuh, tim mendatangi enam sekolah. SDN Kabuh, SMPN 1 Kabuh, SMKN Kabuh, SMAN Kabuh, MIS Nidhomiyah dan MTsS Sunang Bonang.

 

 Sedangkan di Kecamatan Ngoro tim mendatangi empat sekolah. TK Pembina Ngoro, SDN Jombok 1, SMPN 2 Ngoro dan SLB ABCD Kurnia Asih.

 

Sementara di Wonosalam, tim hanya mendatangi satu sekolah yakni SMKN Wonosalam.

 

’’Semua sekolah itu sudah memenuhi ketentuan dalam SKB (Surat Keputusan Bersama) empat mentri,’’ kata Jumadi.

 

Hal yang sama disampaikan Kacabdin Pendidikan Jatim Wilayah Jombang, Trisilo Budi Prasetyo. ’’Dari pelaksanaan sidak kita ketahui, PTM di Jombang berjalan baik dan sudah memenuhi aturan protokol kesehatan,’’ tegasnya.

 

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Jombang, Arif Hidayatullah juga menuturkan hal serupa. ’’Evaluasi PTM sudah berjalan bagus, kebijakan selanjutnya kita pasrahkan pada satgas Covid-19 dan ibu bupati,’’ tandasnya.

 

Selanjutnya, tim yang melaksanakan sidak akan menyampaikan rekomendasi resmi kepada Bupati Jombang. ’’Rekomendasi resminya belum kita susun karena tim masih perlu rapat, namun seluruh satuan pendidikan sudah siap untuk meningkatkan persentase PTM,’’ tegas Jumadi.

 

Sejak 13 September lalu, PTM baru dilaksanakan 50 persen. Sebagian siswa masih menjalani pembelajaran dari rumah. Hasil sidak bisa menjadi acuan untuk menaikkan persentase PTM menjadi 80 persen atau bahkan seratus persen.

 

Apalagi kondisi Covid-19 sudah menurun. Capaian vaksinasi juga sudah tinggi. Serta kasus Covid-19 di kalangan guru dan siswa juga nihil. ’’Nanti kita siapkan rekomendasinya, soal kebijakannya, itu kewenangan kepala daerah,’’ pungkas Jumadi.

=