Notification

×

Iklan

Iklan

7 Mahasiswa PGSD FKIP Uhamkalaksabakan Kujungan PLP 1 ke SDN 07 Pagi Duri Kosambi

Rabu, 06 Oktober 2021 | 10/06/2021 12:58:00 PM WIB | Last Updated 2021-10-06T05:58:42Z


Serambiupdate.com 7 mahasiswi dari Universitas Prof. Dr. Hamka Progam Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang terdiri dari : Elmi Nurfitri Ramadhani, Nadiatul Qodri, Nur Faizah, Nihlah, Yasinta Kurnia Anggraeni, Yudha Parwitasari, Zulfatul Laely melakukan wawancara kepada pihak sekolah SDN 07 Pagi Duri Kosambi.

 

Maryani selaku Kepala SDN 07 Pagi Duri Kosambi menuturkan bahwa "pentingnya karakter pendidikan di sekolah untuk siswa dapat di artikan bahwa pendidikan adalah untuk menyadarkan dan memberikan sebuah bekal kepada siswa terdidik,terrbimbingan serta terkontrol dalam belajar di dalam pendidikan siswa akan di ajarkan berbagai macam pengetahuan dan wawasan dengan berpendidikan siswa akan menjadi tahu dan bermutu karakter yang baik karena pendidikan akan merubah pola pikir siswa menjadi berintelektual menjadikan siswa menemukan kemampuan dirinya bisa di lakukan pada pendidikan karakter, tidak bisa di paksakan kemampuan ideologis siswa pada tekanan belajar karena kemampuan pada siswa itu berbeda-beda dalam berpendidikan." 

 

“Karakter ini siswa akan di berikan pembelajaran psikolog, kemampuan berinteraksi dengan orang manfaat pembelajaran karakter penting bagi siswa sekolah dasar karena bekal utama dari seseorang adalah ketika siswa di berikan pembelajaran karakter dari dasar cenderung akan memberikan hasil atau mutu yang baik,siswa pada sekolah dasar mudah di berikan solusi bimbingan untuk itu perlu sekali pendidikan karakter di sekolah dengan adanya pendidikan karakter akan mengarahkan kemampuan serta meningkatkan kualitas karakter siswa yang nantinya akan di kembangkan sesuai dengan kemampuan masing-masing pada setiap siswa." Penjelasan Maryni

 

Ketika siswa sudah terdidik dalam belajar maka bisa di lihat kemampuan karakter pada setiap siswa, nilai-nilai kualitas belajar akan di tentukan pada pola pikir serta karakter siswa, upaya-upaya siswa terus dorong dengan motivasi semangat dorongan dari gurunya, untuk itu siswa setelah belajar pendidikan karakter akan menemukan kemampuan pada dirinya dan mengetahui kekurangan pada dirinya dengan mengetahui kekurangan pada dirinya, serta berkembang , hasil dalam pembelajaran akan terlihat ketika siswa responsif dan aktif dalam belajar setiap belajar guru membangkitkan semangat belajar pada siswa dengan metode-metode pembelajaran semenarik mungkin.

 

Dilain pihak Aisyah Fadilah selaku guru  menjelaskan "Dalam penerapan pembelajaran di sekolah SDN DURI KOSAMBI 07 JAKARTA BARAT saat ini sistem pembelajaran daring penting sekali guru harus mengetahui karakter yang harus di ketahui adalah kemampuan pada anak bisa di pahami oleh guru karena siswa mempunyai pola pikir otak kanan dan kiri yang mana pada kemampuan otak tersebut akan berbeda otak kanan digunakan untuk seni , melukis kreatifitas mengembangkan bakat siswa sebaliknya otak kiri digunakan untuk ketajaman berpikir dalam segala hal maupun itu berhubungan dengan matematika jika siswa menggunakan otak kanan untuk pembelajaran matematika maka sepenuhnya tidak akan maksimal dalam hasil yang di peroleh namun tidak menjadikan halangan cara yang tepat adalah siswa diberikan semangat dorongan terus berlatih mengerjakan soal-soal terkait matematika karena ketika sudah terbiasa apapun itu akan terasa mudah, siswa akan mampu dalam matematika, otak kiri sudah diberikan materi matematika baru dasar cenderung langsung paham apa yang di jelaskan karena daya ingat dan pola pikir siswa cerdas, guru terus membimbing serta memberikan semangat dorongan guna siswa terus bersemangat dalam belajar matematika, Memberikan dorongan kepada siswa guna meningkatkan kemampuan belajar nya ketika siswa bersemangat dalam belajar bersama guru maka akan mendapatkan hasil yang maksimal saat akhir penilaian, upaya gitu terus melakukan evaluasi serta mengkaji sebuah strategi belajar di kelas karena dengan hal evaluasi guru akan menemukan sebuah problem untuk di selesaikan melalui solusi dengan mengevaluasi akan mendapatkan hasil serta perkembangan untuk pembelajaran selanjutnya."

 

Seri Hartari sebagi guru menuturkan "Hambatan Dari Siswa Mayoritas dari siswa SDN Duri Kosambi 07 Pagi adalah Pembelajaran secara daring mengharuskan peserta didik menggunakan gadget untuk menunjang proses pembelajaran. Keadaan seperti itu dan juga di dukung dengan orang tua yang kurang memperhatikan proses belajar peserta didik sehingga memberikan gadged pribadi kepada peserta didik dapat dijadikan ajang untuk mencuri waktu untuk bermain game online alih-alih mengerjakan tugas yang diberikan. Game online menjadikan peserta didik menunda-nunda dan malas mengerjakan tugasnya. Peserta didik yang sudah diberikan gadged pribadi oleh orang tuanya cenderung lebih paham mengenai hal-hal lain yang dapat dilakukan menggunakan gadged mereka. Bagi peserta didik yang memiliki batasan waktu mengunakan gadged saat pembelajaran tatap berubah menjadi menggunakan gadged setiap hari."

=