Notification

×

Iklan

Iklan

Optimis Pendidikan di Jabar Berkembang Pesat, Ridwan Kamil Terapkan BLUD

Selasa, 10 Mei 2022 | Selasa, Mei 10, 2022 WIB | Last Updated 2022-05-10T08:14:02Z



Serambiupdate.com Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat mengemukakan, pendidikan akan terus berkembang pesat di Jabar. Terbukti dari penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) kepada 35 Sekolah Menengah Kejuruan se-Jabar. Dibuktikan oleh SMKN 9 Kota Bandung dengan penerapan sekolah berbasis BLUD tersebut.

Beberapa fasilitas seperti kelas kecantikan, ruang tata boga, hingga penyediaan kamar hotel yang menjadi pemasukan per tahun menjadi tinjauan Gubernur.

Sumber Daya Manusia (SDM) pendidikan menunjukan mampu beradaptasi dalam menghasilkan prestasi di Jabar. Contohnya adalah SMKN 9 Kota Bandung, yang bisa menghasilkan Rp2 miliar setahun berkat penerapan BLUD.

“Akhirnya SDM di Jawa Barat mampu beradaptasi dengan prestasi. SMKN 9 Kota Bandung dapat penghasilan Rp 2 miliar per tahun karena hasil dari keputusan tersebut,” kata Ridwan Kamil di SMKN 9 Kota Bandung saat mengecek kesiapan hari pertama sekolah,  sekaligus melaksanakan halal bihalal, Senin 9 Mei 2022.

Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil menuturkan hal ini dapat terwujud karena adanya kerja sama antara Dinas Pendidikan Provinsi Jabar dengan beberapa stakeholder, sehingga menghasilkan lulusan SMK yang memiliki masa depan.

“Pendidikan itu elemen terpenting dalam kehidupan manusia untuk meningkatkan harkatnya. Eksistensi manusia masa depan akan gemilang kalau pendidikannya disiapkan,” terangnya.

Fasilitas yang terdapat di SMKN 9 Kota Bandung merupakan bentuk nyata pendidikan di Jabar selangkah lebih maju untuk di masa yang akan datang.

“Masa depan dunia itu salah satunya melahirkan mobil listrik, itu contoh adaptasi, wujud dari pendidikan yang beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ungkap Kang Emil.

Dinas Pendidikan Provinsi Jabar telah menyiapkan beberapa kurikulum untuk mengembangkan karakter pelajar yang peka terhadap perubahan zaman.

“Jawa Barat menyiapkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan pendidikan di Jabar, yaitu Kurikulum Jabar Masagi, Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi, dan Kurikulum Industri,” jelas Kang Emil.

DYL

×
Berita Terbaru Update