Notification

×

Iklan

Iklan

Pendidikan Siswa SPN Harus Sisipkan Materi Kearifan Lokal

Senin, 17 Oktober 2022 | Senin, Oktober 17, 2022 WIB | Last Updated 2022-10-17T03:35:16Z

 


Serambiupdate.com
- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan sedang mengkaji muatan materi kearifan lokal yang akan ditambahkan ke dalam kurikulum pendidikan siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) di daerahnya.

 

“Benar, ada penyesuaian kurikulum nantinya yakni penambahan materi kearifan lokal yang saat ini sedang kami klasifikasikan dan kaji,” ujar Ucu Kuspriyadi selaku Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sumsel.

 

Ia mengatakan bahwa pengkajian muatan materi itu dilakukan bersama dengan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.

 

Pada awal tahun depan, Lemdiklat Polri menargetkan kearifan lokal sudah dimasukkan sebagai materi pendidikan siswa SPN dan beberapa materi lainnya, seperti peningkatan wawasan kenegaraan.

 

Dalam hal ini, Lemdiklat Polri sedang berupaya merubah kurikulum pendidikan sehingga menjadi lebih up to date dalam menjawab tantangan tugas saat ini.

 

Menurutnya, ada beberapa unsur yang perlu dipertimbangkan sebelum materi kearifan lokal tersebut diterapkan, di antaranya yakni tingkat urgensi, pemanfaatan, dan keberlanjutan.

 

"Kepahaman terhadap Ketiganya harus diterapkan karena budaya atau kebiasaan masyarakat setiap daerah berbeda-beda sehingga jangan sampai apa yang diberikan justru bertentangan dengan nilai yang ada di lapangan," tuturnya.

 

Oleh karena itu, mayoritas masyarakat di Sumsel masih memegang erat budaya seperti membawa senjata tajam dan tepung tawar saat beraktivitas di luar rumah. Budaya tersebut sudah turun temurun dipegang lantaran dipengaruhi generasi pendahulu yang berprofesi sebagai orang perkebunan hingga petani.

 

“Seiring dengan berkembangnya zaman, ada banyak kearifan lokal yang perlu mereka kuasai ketika bertugas. Maka itulah yang sedang kita kaji bentuknya seperti apa karena sebelumnya hal ini kurang dibahas secara detail dalam kurikulum,” tambahnya.

 

Maka dari itu, perubahan tersebut harus dilakukan guna menciptakan generasi Polri yang berkemanusiaan dan berkarakter kebangsaan sehingga di mana pun mereka bertugas dapat menyesuaikan diri dan menjadi sahabat untuk masyarakat.


ADP/SAN

×
Berita Terbaru Update