Notification

×

Iklan

Iklan

Aplikasikan Ilmu Perkulihan di Masyarakat, Mahasiswa FFS Uhamka Laksanakan KKN Tematik

Jumat, 23 September 2022 | Jumat, September 23, 2022 WIB | Last Updated 2022-09-23T06:27:32Z


Serambiupdate.com
Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melaksanakan acara serah terima peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Dekan Fakultas Farmasi dan Sains Uhamka kepada Kepala Desa Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat di Desa Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Selasa (20/9).

 

Acara ini dihadiri oleh Dadang Hikmat selaku Kepala Desa Gekbrong, Sukmawati selaku Camat Kecamatan Gekbrong, Hadi Sunaryo selaku Dekan FFS Uhamka, Ari Widayanti mewakili Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Uhamka, Rini Prastiwi selaku Ketua Program Studi Farmasi Uhamka, serta Pimpinan dan Dosen Pembimbing Lapangan FFS Uhamka.

 

KKN Tematik Farmasi ini merupakan kegiatan yang dilakukan Fakultas Farmasi dan Sains Uhamka dalam mendukung Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Kemdikbud Ristek 2022. Kegiatan KKN ini diikuti oleh 61 orang Mahasiswa Aktif S1 Farmasi Fakultas Farmasi dan Sains Uhamka dengan dibimbing oleh 16 orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari Dosen Fakultas Farmasi dan Sains Uhamka.

 

Kegiatan KKN ini berlangsung selama satu bulan dari Tanggal 20 September 2022 – 19 Oktober 2022. Menurut Hadi Sunaryo, Program KKN ini merupakan sarana mahasiswa untuk dapat mengaplikasikan ilmu-ilmu kefarmasian yang didapat dari perkuliahan di kelas kepada masyarakat serta dapat meningkatkan softskill mahasiswa dalam bersosialisasi dengan masyarakat.

 

“Kegiatan ini akan menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa. Ilmu tentang farmasi yang telah diperoleh mahasiswa dapat dimanfaatkan dan disalurkan kepada masyarakat agar bermanfaat bagi masyarakat sekitar serta mengembangkan softskill mahasiswa,” ujarnya.

 

Dadang Hikmat menuturkan bahwa Desa Gekbrong sangat welcome atau menerima adanya mahasiswa KKN Tematik dari Farmasi Uhamka, semoga kegiatan-kegiatan yang dilakukan dapat menambah wawasan dan keterampilan warga Desa Gekbrong terkait bidang ilmu kefarmasian.

 

“Kami sangat berterimakasih kepada para mahasiswa KKN Tematik dari Farmas Uhamka. Dari pada itu semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi kedua belah pihak, serta menambah wawasan dan keterampilan warga kami mengenai ilmu kefarmasian,” tuturnya.

 

Di lain hal, Sukmawati juga menambahkan harapan agar KKN ini dapat melibatkan Ibu-Ibu PKK dan Kelompok Tani di Desa Gekbrong dalam memanfaatkan atau membuat TOGA atau tanaman herbal guna meningkatkan produksi TOGA dan produk-produk yang bermanfaat bagi Kesehatan warga.

Ari Widayanti menyampaikan bahwa LPPM Uhamka juga mendukung kegiatan KKN ini dengan melibatkan dosen pembimbing lapangan untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam mengaplikasikan beberapa ilmu yang terkait kefarmasian bagi warga Desa Gekbrong.

 

Selanjutnya, Rini Prastiwi juga menyampaikan bahwa kegiatan KKN ini terdiri atas 4 kegiatan utama yaitu penanaman dan pemanfaatan pasca panen tanaman obat dan simplisia, workshop pembuatan sabun herbal ramah lingkungan, penyuluhan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Obat, dan penyuluhan Swamedikasi bagi warga di Desa Gekbrong.

 

“Semoga kegiatan KKN ini berlangsung lancar dan dapat mendukung serta mensukseskan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang sedang dijalankan pemerintah melalui Kemendikbud Ristek untuk meningkatkan kualitas lulusan pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas dosen pendidikan tinggi, dan meningkatkan kualitas kurikulum dan pembelajaran dalam mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” lanjutnya

×
Berita Terbaru Update