Notification

×

Iklan

Iklan

Laporan Keuangan Manual VS Aplikasi (Software), Lebih Efektif Mana ?

Senin, 08 Agustus 2022 | Senin, Agustus 08, 2022 WIB | Last Updated 2022-08-08T04:33:00Z

  


Oleh : Lita Alifa Maudina

Mahasiswa FEB Uhamka

Laporan keuangan adalah laporan yang menunjukan kondisi finansial suatu perusahaan pada periode tertentu. Proses pembuatannya tidak dapat diabaikan, karena setiap detail laporan keuangan sangat dibutuhkan sebagai bahan evaluasi dan menjadi acuan kinerja perusahaan dalam satu periode. Dalam periode tersebut, penyajian laporan keuangan harus dikerjakan dengan akurat, agar pihak-pihak yang membutuhkan laporan tersebut, dapat mengetahui banyaknya laba dan rugi yang didapat perusahaan dalam satu periode. Dengan ini dapat dikatakan, laporan keuangan bersifat vital dalam proses akuntansi suatu perusahaan.

Saat ini perkembangan teknologi sudah sangat pesat, terlebih dalam bidang informasi dan komunikasi, yang otomatis meningkatkan proses akuntansi perusahaan. Salah satu bentuk perkembangan proses akuntansi perusahaan dalam dunia bisnis, adalah adanya aplikasi sistem komputer akuntansi atau biasa disebut software akuntansi. Mungkin bagi sebagian orang terutama pemula bisnis dan perintis usaha kecil, baru mendengar istilah aplikasi sistem akuntansi ini. Karena sebagian dari mereka lebih sering membuat laporan keuangan secara mandiri, yaitu dengan cara manual. Tetapi, bagi mereka yang menjalankan beberapa bisnis sekaligus, tentu tidak asing dengan istilah aplikasi sistem akuntansi ini, karena mereka pasti akan memilih membuat laporan keuangan dengan menggunakan aplikasi sistem (software).

Dalam menyajikan laporan keuangan secara manual maupun menggunakan aplikasi, pasti terdapat kelebihan dan kekurangan yang akan dirasa. Kelebihan membuat laporan keuangan secara manual yaitu tidak membutuhkan banyak biaya dan tidak terlalu sulit untuk mereka yang masih awam dalam berbisnis, maupun untuk generasi sebelumnya. Sedangkan dari sisi fisik (penglihatan), penyajian laporan keuangan secara manual lebih banyak memiliki kekurangan seperti, banyak terjadinya kesalahan pencatatan transaksi maupun perhitungan, yang membuat adanya proses pengulangan dari awal. Hal ini membuat proses pembuatan laporan keuangan membutuhkan waktu yang cukup lama dan menyita waktu untuk menyelesaikannya, sehingga hal ini dirasa kurang efektif untuk digunakan. Dengan ini, cara manual telah banyak ditinggalkan oleh sebagian pelaku bisnis.  Hal inilah yang membuat beberapa pemula bisnis dan generasi yang lebih dulu, terbilang cocok dan lebih efektif menggunakan cara manual.

Di sisi lain, penyajian laporan keuangan menggunakan aplikasi tentu terlalu menyusahkan untuk generasi sebelumnya, karena mereka belum terlalu memahami perkembangan teknologi yang ada di masa kini. Selain itu, beberapa harga aplikasi akuntansi  yang terbilang cukup mahal juga menjadi salah satu kendala dan pertimbangan yang cukup sulit dalam memilih untuk menggunakan fitur aplikasi akuntansi ini. Tetapi, walaupun begitu penggunaan aplikasi akuntansi ini dinilai lebih efektif, karena proses pembuatannya jauh lebih cepat dengan waktu yang lebih singkat, jika terjadi kesalahan input, hanya perlu mengganti data yang salah tanpa perlu mengulang prosesnya. Hal inilah, yang dapat meminimalisir terjadinya kesalahan perhitungan maupun pencatatan dengan menggunakan aplikasi.

Pengelolaan keuangan yang kurang rapih dan terstruktur dapat menjadi kesalahan fatal dalam berwirausaha, karena pengelolaan keuangan sangat penting untuk bidang usaha manapun. Begitupun dengan, pembuatan laporan keuangan secara manual, yang dirasa kurang efektif untuk beberapa kalangan dan sebagian orang yang memiliki beberapa usaha. Dengan begitu, penggunaan aplikasi (software) sebagai penyaji laporan keuangan dinilai lebih efektif, karena laporan keuangan akan dihasilkan secara otomatis menggunakan komputer dan dapat menghasilkan lebih banyak data yang sesuai dengan mudah dan cepat.

 

 

 

×
Berita Terbaru Update