Notification

×

Iklan

Iklan

KPK Buat Terobosan Baru Cegah Korupsi Sejak Pelajar

Kamis, 07 Juli 2022 | Kamis, Juli 07, 2022 WIB | Last Updated 2022-07-07T01:43:57Z


Serambiupdate.com
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan Lokakarya tentang Strategi Implementasi Pendidikan Antikorupsi (PAK). Lokakarya itu dilaksanakan secara hybrid pada tanggal 28 hingga 29 Juni 2022 dan terdiri dari empat sesi di Gedung Pusat Studi Edukasi Antikorupsi atau Anti-Corruption Learning Center (ACLC) KPK.


"Kegiatan ini adalah rangkaian dalam mengoperasionalisasi Stranas PAK untuk dijadikan acuan di satuan pendidikan formal. Kami berharap menerima masukan tentang implementasi PAK dari para pakar dan praktisi yang kami undang,” ujar Aida Ratna Zulaiha selaku Direktur Jejaring Pendidikan KPK.


KPK juga bakal mengintegrasikan materi PAK ke dalam sejumlah mata pelajaran serta mata kuliah ataupun kegiatan ekstrakurikuler dalam seluruh tingkat pendidikan formal, yakni pendidikan dini, dasar, menengah, tinggi, serta kedinasan.


Dalam membangun integritas pendidikan, KPK memberi masukan integrasi materi PAK dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemendikbudristek, memajukan mutu pendidikan pembelajaran dalam integrasi PAK, dan memperkuat daya tampung pengajar PAK.


"Pada monev tahun 2021 diketahui sebanyak 25.466 atau 5,8 % dari jumlah 436.199 satuan pendidikan dasar serta menengah dan sebanyak 9.193 atau 25,6 % dari jumlah 35.975 program studi pada perguruan tinggi yang terdaftar telah melakukan PAK baik berupa mandiri ataupun sisipan," imbuhnya.


Aida juga mengatakan bahwa penerapan PAK tidak cukup hanya dengan memasukkan materi saja, tetapi juga memerlukan ekosistem pendidikan yang berintegritas. Strategi Nasional PAK diharapkan bisa menaikkan persepsi antikorupsi yang langsung tercermin pada menurunannya tindak pidana korupsi.


"Oleh karena itu, Stranas PAK yang disusun khusus utnuk menyisipkan integritas ekosistem menjadi bagian dalam upaya integrasi PAK ke pendidikan formal. Hasilnya pasti disosialisasikan ke jejaring pendidikan dalam akhir tahun ini atau awal tahun depan,” pungkasnya.


(ADP)

×
Berita Terbaru Update