Notification

×

Iklan

Iklan

APTISI Ungkap Seribu Lebih PTS Laksanakan Digitalisasi

Rabu, 13 Juli 2022 | Rabu, Juli 13, 2022 WIB | Last Updated 2022-07-13T00:51:52Z


Serambiupdate.com
M Budi Djatmiko selaku Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) menyampaikan bahwa lebih dari seribu perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia yang sudah melaksanakan digitalisasi kampus.


“APTISI menghibahkan sebuah inovasi andalan TECH,yaitu Edufecta yang merupakan aplikasi penyedia sistem informasi manajemen kepada lebih dari seribu PTS di Indonesia. Ini merupakan amunisi terhadap transformasi dan digitalisasi perguruan tinggi,” kata Budi Djatmiko dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.


Budi menambahkan bahwa reformasi dunia pendidikan hanya dapat dicapai melalui kerja sama dan sinergi dengan berbagai pihak.


"Kerja sama tersebut tidak hanya dengan ekosistem universitas, tetapi juga dengan swasta, baik industri teknologi maupun penyerap tenaga kerja, pihak regulator, serta seluruh stakeholders terkait,” imbuhnya.


PT Technomedia Interkom Cemerlang, anak usaha PT IndoSterling Technomedia Tbk (TECH) menciptakan Edufecta yang merupakan aplikasi manajemen kampus berbasis cloud terintegrasi untuk transformasi digitalisasi universitas di Indonesia.


Ucu Komarudin selaku CEO PT Technomedia Interkom Cemerlang menyebutkan fungsi dari Edufecta.


“Kegunaannya bukan hanya sebatas kegiatan belajar mengajar, tetapi dimulai dari seluruh proses pendaftaran mahasiswa baru hingga kegiatan pelaporan pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi,” ujar Ucu.


Billy Andrian selaku CEO PT IndoSterling Technomedia Tbk (TECH), menuturkan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi dari reformasi digital universitas. Ini sebagai komitmen berkesinambungan yang dimulai dengan semangat mewujudkan Program Kampus Merdeka.



“TECH dan APTISI merupakan dua entitas yang mempunyai tujuan yang sama, menyiapkan generasi Indonesia yang responsif terhadap perubahan serta tidak gagap menghadapi laju perkembangan teknologi yang tidak pernah berhenti,” ujar Billy.

Menurutnya, kualitas SDM wajib mengimbangi kemajuan dunia teknologi. Melalui Edufecta serta APTISI, pihaknya terus berpartisipasi positif dalam mendampingi dunia pendidikan tinggi di Indonesia.


(ADP)

×
Berita Terbaru Update