Notification

×

Iklan

Iklan

Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Bangun Landasan Jati Diri seorang Pendidik Melalui Kegiatan PLP 1 di SMP 28 Muhammadiyah Bekasi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10/12/2021 06:07:00 AM WIB | Last Updated 2021-10-11T23:07:13Z


Serambiupdate.com
Mahasiswa , Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan khususnya mahasiswa semester 5 diwajibkan untuk mengikuti dan melaksanakan mata kuliah Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP 1) yang dilakukan pada masa pandemi ini, guna mempersiapkan pendidik yang professional serta memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan teori dan praktik. Sebelum PLP 1 merupakan tahapan pertama dimana mahasiswa akan menjalani proses pengamatan/observasi dan pemagangan yang dilakukan untuk mempelajari aspek pembelajaran dan pengelolaan Pendidikan di satuan Pendidikan. Sebagai mahasiswa Pendidikan Ekonomi, Saya Hanny Herlambang P tentu saja ikut serta dalam melaksanakan kegiatan PLP 1 ini. Dengan dosen pembimbing Ibu Trisni Handayani, M.Pd. Kegiatan PLP 1 ini dilaksanakan dijenjang Sekolah Menengah Pertama yaitu SMP 28 MUHAMADIYAH Bekasi. hari pelaksanaan, tentu saja seluruh Mahasiswa FKIP UHAMKA semester 5 telah mendapatkan pembekalan terkait kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan 1 ini. Kami memilih SMP 28 MUHAMMADIYAH Bekasi sebagai sasaran dalam kegiatan  PLP 1 ini dikarenakan lokasi yang sangat terjangkau dari domisili saya. 


Kegiatan PLP 1 ini merupakan kegiatan Observasi  mengenai beberapa aspek yaitu 1) Kultur/Budaya di Sekolah, 2) Struktur Organisasi dan Tata Kelola di Sekolah, 3) Peraturan dan tata tertib di sekolah, 4) Kegiatan  Seremonial Formal di sekolah 5) Kegiatan Kurikuler, Kokurikuler, dan Ekstrakulikuler, dan 6) Pembiasaan dan Kebiasaan Positif. Tidak hanya itu saja, kami akan mengobservasi maupun mengamati kegiatan belajar secara daring yang dilakukan pada saat pandemic Covid-19, proses penilaian yang dilakukan dalam pembelajaran daring ini, serta kendala yang ditemui dan motivasi yang diberikan oleh para guru kepada siswa-siswi di SMP Muhammadiyah 28 Bekasi tersebut. 


Pada hari Selasa (28/09) Saya Mahasiswa Pendidikan Ekonomi melaksanakan kegiatan observasi dan wawancara pada pihak sekolah. Budaya di sekolah yang telah saya observasi, sekolah terserbut dengan sistem nilai kepercayaan dan norma-norma yang diterima secara Bersama, serta dilaksanakan dengan penuh kesadaran sebagai perilaku alami yang dibentuk oleh lingkungan yang menciptakan pemahaman yang sama diantara seluruh unsur sekolah baik itu kepala sekolah, guru, staff, peserta didik, dan opini masyarakat. Nilai – nilai karakter budaya tersebut : 1. Beriman dan bertaqwa, 2. Cinta tanah air, 3. hidup sehat bersih dan rapi, 4. Tanggungjawab, tangguh, jujur, disiplin dan perduli.


Narasumber pertama, yaitu Bapak Edi Rohadi, S.Pd.I. selaku Kepala Sekolah SMP 28 MUHAMMADIYAH Bekasi dan Narasumber kedua yaitu ibu Khairunnisa, S.Pd. selaku Guru WALAS di SMP 28 MUHAMMADIYAH Bekasi tersebut. Bapak Edi Rohadi, S.Pd.I. menjelaskan terkait pembiasaan yang biasanya dilakukan Bersama sama dan Ketika pandemic harus tetap dilaksanakan meskipun dilakukan dirumah nya masing-masing “Selama daring tetap menerapkan kegiatan setiap pagi hari, siswa di minta untuk melaksanakan sholat duha walaupun tidak secara berjamaah maka mereka melaksanakan masing masing itu adalah hal yg positif yang SMP 28 MUHAMMADIYAH Bekasi laksanakan walaupun sedang daring di rumah. Dan selain sholat duha pagi hari kami pun melakukan hal positif bagi guru maupun siswa apabila ia ingin memulai pembelajaran maka mulai memberi salam dan berbaca doa” ujarnya.


Ibu Khairunnisah, S.Pd. sebagai Guru Pamong juga mengatakan, “Sebagai guru, kita harus lebih bisa memahami karakteristik para murid dan dapat berkomunikasi dengan baik juga, dikarenakan sedang masa pandemi ini para guru dan murid jadi sedikit sulit untuk saling berkomunikasi secara langsung” Ujarnya. Di sekolah ini para siswa dapat belajar dengan semangat dan tenang dikarenakan para guru yang mengembangkan kreatifitas dalam mengajarnya dan juga selalu memberikan motivasi dan nasehat para siswa.  


Pada kegiatan PLP 1 di SMP 28 MUHAMMADIYAH Bekasi ini kami tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai kultur sekolah, proses pembelajaran maupun penanganan siswa di masa pandemic Covid-19, namun kami mendapatkan pengalaman baik yang dapat membantu kami dalam membentuk karakter guru yang professional.

=